Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Oktober 2019

Perkuat Wisata Religi, Batam Angkat Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah


Atraksi Kota Batam semakin lengkap saja. Kali ini, giliran wisata religi yang diangkat. Menyusul diresmikannya Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Bangunannya megah dengan nilai dan filosofi besar. Arsitekturnya perpaduan Arab dan Melayu dengan kiblat desainnya Masjid Nabawi di Madinah.

Destinasi baru Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah akan diperkenalkanma, pukul 09.00 WIB. Lokasinya berada di Jl Brigjen Katamso Darmokusumo Nomor 1, Tg Ucang, Batu Aji, Batam.

Kadisbudpar Kota Batam Ardiwinata mengungkapkan, kehadiran Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah semakin menguatkan destinasi wisata religi Batam

"Batam kini memiliki Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Masjid baru tersebut memiliki posisi penting. Selain syiar, masjid ini juga menjadi destinasi wisata religi baru di Batam. Kami optimistis, pergerakan wisatawan religi di Batam akan naik. Apalagi, Batam terhubung langsung ke Malaysia dan Singapura," ungkap Ardiwinata.

Agenda launching sudah disiapkan. Ada Tabligh Akbar. Pembicaranya kompeten, baik domestik maupun mancanegara. Untuk domestik ada nama besar Ustaz H Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qadir Assegaf. Pembicara mancanegara diisi Ustaz Kazim Elias dari Malaysia.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Buralimar menerangkan, wisata religi Batam terus berkembang.

"Konsep wisata religi di Kota Batam makin berkembang. Apalagi, sekarang ada Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Masjid ini luar biasa dan menjadi salah satu ikon di Kota Batam. Semua harus hadir pada saat launching masjid tersebut. Acaranya bagus dengan Tabligh Akbar. Ada banyak inspirasi dari ulama yang menjadi pembicaranya," terang Buralimar.

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah memiliki banyak keistimewaan. Dinding masjid ditutupi marmer asal Sulawesi. Masjid ini memiliki menara Asma'ul Husna setinggi 99 Meter. Menara Asma'ul Husna akan dilengkapi lift untuk mencapai atapnya. Selain itu, terdapat juga 5 menara pendukung yang memiliki ketinggian sekitar 77 Meter. Fasilitas untuk 5 menara tersebut adalah tangga.

Menguatkan nuansa Melayu, dinding masjid akan dilengkapi dengan ornamen Lebah Bergayuh. Nuansa menjadi semakin eksotis dengan landscape air mancur dan aplikasi lampu hias. Memiliki luas sekitar 4 Hektar, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah diperkirakan mampu menampung 25 Ribu jemaah. Dengan kapasitas tersebut, masjid ini disebut sebagai yang terbesar di kawasan Sumatera.

"Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sangat luar biasa. Ada banyak value positifnya. Syariat agama akan berkembang. Masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi melalui aktivitas pariwisatanya. Dengan keunikannya, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah menjadi destinasi wisata religi potensial di Batam," jelas Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Melengkapi kenyamanannya, ada banyak fasilitas yang ditawarkan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Pada bagian pelatarannya, dilengkapi dengan 8 payung membran. Konsep ini sangat identik dengan Masjid Nabawi. Kehadiran payung-payung membran tersebut membuat masjid semakin Instagramable. Area ini pun dipercaya sebagai salah satu spot terbaik untuk berfoto.

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah memberi konsep terbaik saat berwudu. Jarak antar jemaah saat berwudu ideal 1,2 Meter. Dengan rentang ini, percikan air yang dipakai berwudu tidak mengenai jemaah lain. Pasokan airnya dijamin lancar. Sebab, ada 2 tandon air dengan kapasitas total 270 Meter Kubik.

"Kami tentu menyambut baik aktivasi Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Secara konsep, bangunan ini memiliki nilai yang luar biasa. Selain kapasitasnya yang besar, ada banyak sisi dari masjid yang menarik untuk dieksplorasi," papar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati.

Dibangun megah, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah diprediksi menghabiskan anggaran Rp 400 Miliar. Untuk konstruksi fisiknya diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 260 Miliar. Hingga akhir 2019 nanti, pembangunan masjid secara keseluruhan akan selesai 78 persen. Artinya, fisik utama masjid bisa digunakan. Adapun sisa pengerjaan 22 persen diperuntukkan untuk finishing fasilitas pendukungnya hingga 2020.

"Yang utama, masjid dengan segala kemegahan dan filosofinya sudah bisa digunakan. Kehadiran Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah akan semakin memakmurkan pariwisata Batam. Arus wisatawan ke sana pasti tinggi. Kehadiran wisatawan akan menggerakkan UMKM di sana. Untuk itu, agenda launching dari masjid jangan sampai terlewatkan," tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang juga Menpar Terbaik ASEAN.

Kamis, 24 Oktober 2019

Jadi Ajang Promosi Seni dan Budaya, PIFAF 2019 Bakal Hentak Polman


Awal Agustus menjadi saat yang tepat mengunjungi Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Karena ada Polewali Mandar International Folk & Art Festival (PIFAF) 2019. Event ini siap digelar 1-7 Agustus 2019.

PIFAF adalah event seni, budaya dan pariwisata bertaraf internasional. Kegiatan ini bakal membuat liburan di Polewali makin menyenangkan.

"Pesertanya saja dari berasal dari berbagai negara. Ada Korea Selatan, Ekuador, Ceko, India, Slovakia, Timur Leste dan tentunya juga dari Indonesia. Berbagai Kabupaten di Sulbar pun akan ikut ambil bagian di perhelatan ini. Kebayangkan betapa bakal meriahnya pertunjukan yang akan disuguhkan PIFAF 2019," kata Tim Kurator Calendar of Event (CoE) Kemenpar, Don Kardono.

Pada tahun 2019 ini, seluruh kegiatannya dipusatkan di Arena Sport Center Polman. Berbagai kegiatan budaya dan pariwisata seperti tradisi, pertunjukan musik dan tarian rakyat bakal menjadi menu yang mengasyikkan. Ada juga dialog, pameran pariwisata budaya dan berbagai kegiatan lainnya.

"PIFAF sendiri merupakan event pertukaran budaya dan kesenian tradisional antar bangsa. Event ini bertujuan untuk mempromosikan Seni Budaya dan Pariwisata Tanah Mandar di Sulbar. Khususnya wisata budaya di Kabupaten Polewali Mandar yang begitu kaya. Acara ini diadakan sejak tahun 2016 dan PIFAF 2019 merupakan edisi ke-4," kata Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Management CoE Esthy Reko Astuti.


Plt Kepala Dinas Pariwisata Polman Andi Masri Masdar menggaransi jika PIFAF 2019 bakal lebih meriah dibanding event-event sebelumnya. Karena pihaknya telah mempersiapkan seluruh rangkaian acara dengan matang. Bukan saja itu kesiapan amenitas di Polman pun dipastikan telah 100 persen siap. Apalagi PIFAF 2019 kembali masuk dalam 100 CoE Nasional.

"Kita sudah jauh-jauh hari mempersiapkan semuanya. Seluruh SKPD pun turut serta untuk membuat event ini semakin menarik lagi. Begitu juga kesiapan akses dan amenitas yang ada di Polman," paparnya.

Bagi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani, festival ini wajib dikunjungi. Karena Polman bukan saja kaya akan budaya, alamnya pun luar biasa. Melalui event ini diharapkan akan memperkenalkan potensi Polman pada dunia international.

"Lewat ajang PIFAF ini, kita akan mengangkat Polman menjadi salah satu pusat kegiatan seni budaya dunia. Di samping itu menjadi pemantik yang mengangkat juga berbagai destinasi yang ada di Polman," kata Ricky.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat merekomendasikan PIFAF 2019 untuk dikunjungi. Karena event ini bakal memberikan pemahaman utuh kekayaan budaya Polman. Di samping itu menjadi sarana mempelajari berbagai budaya dunia yang mengisi festival ini.

"Ini merupakan event berkelas. Kehadirannya bahkan mampu menyedot animo budayawan dunia untuk hadir di event ini. Itu sebuah bukti betapa besarnya kehadiran PIFAF," ujar Menpar Arief.

Menteri yang sukses mengangkat performa PT. Telkom itu juga berharap perhelatan PIFAF tahun ini makin sukses. Karena kesuksesannya akan memberi dampak yang luar biasa. Baik itu untuk pariwisata mau pun perekonomian masyarakat.

"Jangan lupa saksikan PIFAF 2019 di Polman, Sulbar, 1-7 Agustus 2019. Dijamin bakal menyenangkan. Salam Pesona Indonesia," ujar Menpar Arief.

Selasa, 22 Oktober 2019

Tiba di Labuan Bajo, TA/TO dan Media Timor Leste Nikmati Sunset di La Cecile


Peserta Famtrip asal Timor Leste tiba di Labuan Bajo. Mereka terdiri dari sejumlah industri pariwisata seperti travel agent dan tour operator (TA/TO). Juga media. Rombongan ini langsung diajak menuju La Cecile.

Di La Cecile, TA/TO dan media asal Timor Leste menikmati keindahan alam Bajo dari ketinggian. Mereka juga melihat langsung keindahan sunset dari tempat itu.

Menurut Kabid Pemasaran Area II di Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Hendry Noviardi ada dua kegiatan yang akan diikuti TA/TO dan media asal Timor Leste. Selain ambil bagian dalam Pameran Pariwisata Florata, mereka juga mengikuti Famtrip.

"Peserta asal Timor Leste ini terdiri dari TA/TO dan juga media. Jadwal mereka adalah mengikuti familiarization trip (Famtrip) ke Labuan Bajo dan Bali. Di Labuan Bajo, selain mengunjungi destinasi mereka juga ambil bagian dalam Pameran Pariwisata Florata," papar Hendry, didampingi Kasubbid Area IIB, Herbin Saragih.

Ditambahkannya, kunjungan ke La Cecile sekaligus menjadi pembuka rangkaian kegiatan famtrip mereka. Setelah itu, wisatawan asal Timor Leste dijamu dalam gala dinner. Dan akan terlibat dalam aktivitas Pameran Pariwisata Florata keesokan harinya. khususnya dalam aktivitas B to B.

Sementara Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata, Muh Ricky Fauziyani, mengatakan ada beberapa alasan Kemenpar menggandeng TA/TO dan media Timor Leste ke Labuan Bajo dan Bali.

"Pertama tentu saja karena Labuan Bajo adalah destinasi super prioritas. Destinasi yang daya tariknya luar biasa. Di sana ada Pulau Padar, Pulau Rinca, Pulau Komodo, Kanawa dan masih banyak lagi. Begitu pun Bali. Pulau Dewata ini adalah daya tarik utama buat semua wisatawan mancanegara," papar Ricky.

Alasan kedua adalah jarak. Dari Timor Leste, jarak tempuh ke Labuan Bajo tidak terlalu jauh. Dari Kota Dili, mereka melakukan penerbangan ke Kupang sebelum dilanjutkan ke Bandara Komodo.

"Saya rasa Labuan Bajo dan Bali adalah destinasi yang sangat seksi. Yang membuat banyak pesohor dunia jatuh hati. TA/TO kita ajak biar mereka merasakan langsung keindahan tersebut. Dan mereka kabarkan ke wisatawan di negara asal mereka," ujar Ricky lagi.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya, sangat mendukung kegiatan ini. Karena, famtrip adalah cara efektif untuk mengenalkan destinasi.

"Famtrip adalah cara yang efektif untuk memperkenalkan destinasi di Indonesia ke mancanegara. Termasuk Timor Leste. Karena, TA/TO yang diajak akan melihat langsung keindahan yang kita miliki. Dan akan mempermudah mereka untuk membuat paket perjalanan. Saya berharap ada impact positif dari dua kegiatan yang digelar di Labuan Bajo," katanya.

Jumat, 18 Oktober 2019

8 Paket Wisata Pulau Penyengat Segera Dirilis, Strategi Marketing Disiapkan


Uji Trail Paket Wisata Budaya Pulau Penyengat telah dilakukan. 8 paket wisata Pulau Penyengat pun siap dirilis Agustus mendatang. Untuk memaksimalkannya, strategi marketing disiapkan.

8 Paket yang akan ditawarkan ke wisatawan adalah Tradisional Dress Experience (TraDE), Bentor/Cycling Historical Tour (BenCHiT), Tour of the Mosque, hingga Literature Tour (LitTour). Kemudian Cultural Performance (CulPer), Gurindam Experience (GurEx), Tanjak Experience, dan Cooking Class (CooClass).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Surjadi mengungkapkan, konsep distribusi paket sudah disiapkan.

"Paket Wisata Budaya Pulau Penyengat yang akan dijual tetap 8. Finalisasinya Agustus nanti. Dari Uji Trail ini, nantinya kelemahan akan disempurnakan pada tahun berikutnya. Yang jelas, pemasaran paket wisatanya sudah siap. Kami bekerjasama dengan TA/TO dan Hotel, makanya saat ini diprepare semua di Pulau Penyengat," ungkap Surjadi.

Beberapa TA/TO memang sudah dilibatkan. Mereka mengikuti seluruh rangkaian Uji Trail terhadap konten yang akan dipasarkan. Selain offline, pemasaran paket wisata tersebut juga dilakukan online. Beberapa kanal yang disiapkan website Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang dan media sosial (medsos).

"Setelah Uji Trail, paket langsung dilempar ke pasar. Kami optimistis, Paket Wisata Budaya Pulau Penyengat akan menjadi pilihan menarik bagi wisatawan. Untuk itu, kami bekerjasama dengan TA/TO dan Hotel. Mereka akan dilibatkan. Kami juga manfaatkan seluruh fasilitas untuk distribusi paket secara onlinenya. Yang jelas, paket yang ditawarkan unik dan menarik. Penuh inspirasi," kata Surjadi lagi.

Konsep menarik ditawarkan setiap paketnya. Selalu ada intrepeter yang memberikan informasi lengkap. Tour of the Mosque misalnya, wisatawan memiliki space luas untuk mengeksplorasi Masjid Raya Sultan Riau.

Destinasi ini masuk cagar budaya bersama 16 spot lainnya. Ada banyak filosofi menarik dari detail bangunannya yang mengadopsi arsitektur Melayu, Arab, India, dan Turki.

Masjid Raya Sultan Riau memiliki 7 pintu. Filosofinya jumlah 7 ayat Al-Fatihah yang artinya pembukaan. Jumlah jendelanya 6 sebagai representasi Rukun Iman, lalu 17 kubah masjid yang jadi gambaran rakaat sholat fardhu. Masjid ini memiliki 4 tiang utama. Maknanya, gambaran 4 Khulafaur Rasyidin. Ada juga yang menerjemahkan 4 mazhab dalam Islam. Yaitu, Imam Hanafi, Malik, Syafii, dan Hambali.

"Konten menarik dalam paket wisata harus didukung strategi marketing yang bagus. Sebab, destinasi ini beserta paket wisatanya sangat layak dijual. TA/TO dan Hotel harus dilibatkan karena mereka memiliki akses langsung ke pasar. Dengan penawaran menarik, konten paket wisata memberi banyak experience," jelas Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani.

Berada di Masjid Raya Sultan Riau, wisatawan akan diajak menyusuri berbagai sudutnya. Paket ini juga menawarkan tradisi unik. Di sini terdapat tradisi yang masih terjaga, yaitu ritual bayi menginjak tanah. Tanah yang digunakan berasal dari Mekah dan sudah ada sejak tahun 1826.

"Setelah Uji Trail ini, pasti kemasan konten paket wisatanya akan semakin bagus. Saat direlease, pasar pasti akan memberi respon positif. Sebab, ada banyak keunikan yang ditawarkan destinasi di Penyengat. Mereka bisa menikmati keunikan destinasi secara utuh," papar Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya Kemenpar Oneng Setya Harini.

Masjid Raya Sultan Riau memiliki keunikan. Terutama bagian menara. Sebab, 2 menara di sisi belakang masjid mengadopsi simbol oktagon. Simbol ini bisa diartikan sebagai Bintang Segi-8 yang familiar sebagai Al-Quds. Bintang itu pun diadopsi dari Rub el Hizb, yaitu 2 bujursangkar yang disatukan dan saling bersilangan.

Rub el Hizb atau astakona menjadi harapan kesuburan. Namun, ada juga konsep oktagon menara masjid menjadi simbol datangnya hidayah melalui 8 arah. Terlepas dari asumsi yang muncul, astakona banyak dijumpai dalam ornamen dan arsitektur Kerajaan Riau. Bentuknya masih bisa ditemui secara utuh pada bentuk bangunan, pondasi dan tiangnya, panggung penobatan sultan, sumur, hingga gerbang kerajaan.

"Konsep pemasaran produk terbaik harus dilakukan. Selain mengandalkan TA/TO atau Hotel, produk ini bisa ditawarkan melalui berbagai program sales mission. Sebab, konsepnya unik dan menarik. Pasar juga familiar dengan kekuatan budaya dan alam di Penyengat yang luar biasa eksotis," tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Selasa, 15 Oktober 2019

Bridgestone Pertegas Komitmen Lingkungan dengan Adopsi Orangutan


PT Bridgestone Mining Solutions Indonesia (BMSI), bagian Bridgestone Corporation, melanjutkan komitmennya terhadap lingkungan hidup lewat program PT Bridgestone Mining Solutions Indonesia Support Orangutan di hutan konservasi Samboja, Kalimantan Timur, baru-baru ini. Kegiatan ini bagian dari komitmen global CSR Bridgestone Corporation, yaitu Our Way to Serve yang fokus pada tiga pilar utama; mobility, people, dan environment.

Our Way To Serve merupakan refleksi filosofi perusahaan jangka panjang terhadap Menyumbang Masyarakat dengan Mutu Tertinggi (Serving Society with Superior Quality) sekaligus menitikberatkan perusahaan terbaik itu bukan hanya melakukan yang terbaik bagi pemangku kepentingannya (stakeholders) saja melainkan secara bersamaan berkontribusi untuk dunia yang lebih baik, ujar Yuji Fushimi, Presiden Direktur BMSI, dalam keterangan resminya.

BMSI melakukan penandatanganan kerja sama dengan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) untuk mengadopsi anak orangutan berumur antara tiga dan empat tahun bernama Mayer dan Andreas.

Adopsi orangutan adalah bagian dari pilar kepedulian lingkungan yang merupakan program utama CSR BMSI. Kami berharap donasi ini dapat menjadi bagian kontribusi kami untuk pelestarian satwa unik khas Indonesia yang terancam punah, ucapnya.

Borneo Orangutan Survival (BOS) merupakan yayasan yang fokus pada pelestarian dan perlindungan orangutan, khususnya orangutan Kalimantan di Indonesia. Kegiatannya adalah memberikan pelatihan dan proses rehabilitasi terhadap satwa langka orangutan sehingga memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk bisa bertahan hidup di hutan secara mandiri. Pada akhirnya, seluruh orangutan yang direhabilitasi oleh BOS tersebut harus dilepaskan kembali ke habitatnya di hutan belantara.

Dalam kesempatan sama, CEO Yayasan BOS, Jamartin Sihite, mengatakan pihaknya bersyukur dan bangga dapat kembali melanjutkan kerja sama dengan Bridgestone Group di Indonesia untuk menjadi salah satu donatur bagi orangutan Kalimantan kami. Tentu bantuan ini akan mendukung upaya kami mengembalikan orangutan ke habitatnya. Kita berharap ke depan semakin banyak orangutan hidup di hutan, bukan di kandang.

Kami berharap semua pihak, baik private sector maupun bisnis bisa mengikuti jejak Bridgestone Mining Solutions Indonesia untuk terlibat aktif menjadi bagian solusi konservasi orangutan Indonesia, ujar Jamartin. 

Senin, 03 Desember 2018

Sulit Untuk Replacement Produk di Fabelio.com (Solved)


Nama saya Sondy, saya pelanggan dari fabelio.com cabang BSD setelah beberapa kali beli di fabelio.com baru pertama kali saya merasakan service yang kurang profesional. Tercatat tanggal 15 November bulan lalu barang yang saya beli berupa meja tamu wina. Saya sangat suka dengan modelnya yang memiliki kaca pada bagian atasnya.


Tetapi pada saat pengiriman terjadi dan saya memang sedang tidak ada di rumah, dengan kondisi yang sudah terpasang saya melihat ada sedikit cacat pada ujung pinggir dari meja tersebut yaitu kaca yang terkikis sedikit. Saya langsung menghubungi costumer service dan email pada alamat hello@fabelio.com


Karena tidak kunjung dibalas dalam jangka waktu 1 minggu saya geram dan akhirnya saya hubungi fabeli pada nomor (021) 30021632. Saya diminta untuk mengisi formulir penukaran yang ada di website fabelio.com. Setelah menunggu kurang lebih 1 minggu akhirnya barang saya sudah dapat ditukar walaupun saya menyesalkan untuk pengiriman di luar jabodetabek dan bandung masih harus membayar biaya ongkos kirim saya jadi rugi 2x membayar biaya ongkos kirim.

Sabtu, 25 Agustus 2018

Ini Ragam Kamera Canon Terbaru dengan Harga yang Terjangkau


Sejak dulu Canon merupakan salah satu merek perangkat elektronik yang banyak peminatnya di Indonesia. Salah satu produk dari merek ini yang paling banyak penggemarnya adalah kamera. Ada banyak kamera Canon terbaru yang dibanderol dengan harga cukup terjangkau namun dengan spesifikasi yang bagus. Mau tahu apa saja? Cek di sini!

1. Canon EOS 1500D Kit 18-55mm IS II DSLR 


Pertama, Anda bisa memilih Canon EOS 1500D Kit 18-55mm IS II DSLR. Kamera yang satu ini dilengkapi dengan sensor hingga 24,1 MP dari APS-C CMOS. Sedangkan untuk prosesor gambarnya, dilengkapi dengan DIGIC4+. Kamera ini mampu menghasilkan file dengan fomat JPEG, RAW, RAW+JPEG dan mampu merekam video hingga 1920x1080 piksel.

Untuk lensa, kamera ini memiliki lensa Canon 18-55 mm IS II dengan fokus otomatis dan manual. Ukuran layarnya adalah 3 inci dengan tipe monitor kristal cair warna TFT. Pada bagian penyimpanan, kamera ini dilengkapi dengan SD, SDHC, SDXC, UHS-I Kompetibel. Sedangkan harga, di Blibli Anda bisa mendapatkannya hanya dengan Rp6.385.000,-.

2. Canon EOS 3000D Kit 18-55mm III DSLR


Selanjutnya adalah Canon EOS 3000D Kit 18-55mm III DSLR. Kamera yang satu ini dilengkapi dengan sensor sebesar 18.0 MP dari APS-C CMOS. Format gambar yang bisa dihasilkannya adalah JPEG, RAW dan RAW+JPEG dari prosesor gambar yang berupa DIGIC 4+.

Kamera yang satu ini juga bisa digunakan untuk merekam video dengan kualitas gambar HD 1920x1080. Untuk fokus, kamera ini memiliki fokus otomatis dan fokus manual dengan tipe layar adalah monitor kristal cair warna TFT. Untuk harga, kamera Canon terbaru ini dibanderol cukup murah. Di Blibli, Anda bisa mendapatkannya dengan harga Rp5.360.000,-.

3. Canon Powershot SX430 IS Kamera Prosumer


Jenis lain dari Canon yang bisa Anda miliki adalah Canon Powershot SX430 IS Kamera Prosumer. Kamera yang satu ini dilengkapi dengan sensor sebesar 20.5 MP dengan optikal zoom yang mampu mencapai ukuran 45x. Tipe penyimpanan dari kamera ini hanya SDHC sayangnya namun kamera ini dilengkapi dengan wireless.

Seperti namanya, kamera ini adalah jenis kamera prosumer yang mana lensanya sudah fix atau tak bisa Anda gonta-ganti. Namun tenang, kamera yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengambil gambar terbaik. Kamera ini juga bisa menghasilkan video dengan kualitas 720p. Untuk harga, di Blibli Anda bisa menebusnya dengan Rp2.725.000,- saja.

4. Canon EOS M3 EF-M15-45mm – Mirroles


Kamera jenis mirroless juga bisa Anda temukan dari merek ternama yang satu ini. Salah satunya adalah Canon EOS M3 EF-M15-45mm – Mirroles. Kamera ini memiliki ukuran gambar yang mampu mencapai 24,2 piksel. Selain itu, kamera ini juga dilengkapi dengan sensor bertipe CMOS dengan besaran 22,3 x 14,9 mm.

Tipe penyimpanan dari kamera yang satu ini adalah SDHC dengan ukuran layar sebesar 3 inci. Selain itu, kamera ini juga dilengkapi dengan prosesor gambar berupa DIGIC 6. Untuk harga, Anda bisa mendapatkan kamera ini dengan harga terjangkau. Hanya Rp6.510.000,- saja bila Anda membelinya di Blibli.

Nah, keren-keren kan kamera Canon terbaru di atas? Apalagi harganya juga cukup terjangkau. Jika Anda membeli di Blibli, Anda tak harus membayarnya langsung, lho! Anda bisa membayar dengan cara mencicil hingga beberapa bulan. Apalagi, ada fitur cicilan 0% dan diskon pula sehingga Anda bisa belanja lebih hemat di sini untuk semua barang.

Jumat, 18 Mei 2018

Pengolahan Air Berkelanjutan Oleh APRIL Paper

sumber : http://www.aprilasia.com/id/images/media/masthead-artilces.jpg

Air merupakan sumber daya kehidupan. Semua makhluk hidup sangat membutuhkannya, baik manusia, hewan, dan tumbuhan. Tanpa air, keseimbangan alam dipastikan akan terganggu. Pada jaman saat ini, air bersih sangat susah untuk didapatkan. Baik di Indonesia, bahkan seluruh dunia. Ada dibeberapa negara, yang untuk mendapatkan air bersih merogoh kocek dengan harga yang cukup tinggi. Oleh karena itu, keberadaan air wajib kita jaga dan lindungi. Begitu pula pemanfaatan perlu dilakukan seefisien mungkin. Karena jika tidak dilindungi air bersih bisa habis. Yang sekali lagi akan berakibat fatal bagi kehidupan makhluk hidup.

APRIL grup menyadari akan adanya hal tersebut. Perusahaan yang bergelut dalam industri pulp dan kertas ini kemudian sebisa mungkin memanfaatkan air dengan sangat bijaksana. APRIL grup sendiri merupakan sebuah perusahaan yang berkembang menjadi kelompok usaha global, dengan total aset lebih dari US$ 18 miliar serta jangkauan penjualan di seluruh dunia.

Salah satu anak perusahaan milik APRIL bernama PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) memiliki pengolahan air yang sudah didirikan lebih dari 17 tahun. Mereka mendirikannya untuk memastikan agar proses pengolahan air berjalan dengan sesuai setiap harinya. Dalam sehari selama dua jam ia selalu mengecek proses di clafier dan juga pabrik. Ia juga memastikan kualitas air apakah sudah memenuhi standar, dan juga mengawasi kinerja dan disiplin para operator di lapangan. Selain itu juga, ia bertanggung jawab untuk mengelola air Kompleks RAPP di Pangkalan Kerinci, Riau.

Air sendiri merupakan elemen yang sangat penting bagi makhluk hidup khususnya untuk industry pulp dan kertas RAPP yang sangat bergantung pada air untuk operasional hariannya. Mereka berkomitmen untuk melesarikan air dan memastikan air aman digunakan untuk kebutuhan industri dan konsumsi rumah tangga. Pengolahan air di RAPP menggunakan teknologi canggih dan teknik pemurnian berlapis. Pertama, air yang diambil dari Sungai Kampar akan dialirkan ke tangki penjernih (clarifier) dan kantong saringan pasir (sand filter bag) untuk melalui proses penjernihan. Pengambilan air dari Sungai Kampar sendiri berjumlah sekitar 1,89% dan masih di bawah pedoman pemerintah, sehingga masih mengikuti regulasi pemerintah. Setelah melalui proses penjernihan, bahan kimia yang aman kemudian di injeksi ke air untuk memastikannya terbebas dari bakteri dan zat-zat berbahaya. Pada akhirnya, air akan dialirkan ke penampungan (reservoir) dan kemudian di alirkan ke pabrik dan perumahan sekitar Pangkalan Kerinci.

Dari proses tersebut, RAPP memproduksi air dengan kadar pH sebesar 6,8-7,2 yang aman untuk digunakan dan dikonsumsi. Agar aspek berkelanjutan berjalan dengan tepat, RAPP memastikan jika air yang telah digunakan kembali di daur ulang. Sekitar 78% air yang digunakan akan dikembalikan ke sungai, setelah melalui proses pengolahan dan daur ulang yang canggih. Dan begitulah proses pengolahan air berkelanjutan oleh APRIL Paper.