Selasa, 01 Mei 2018

Memanggil food blogger untuk makan dan foto di 4 Kafe unik di Bogor


Bogor sering kali menjadi destinasi traveling saat ingin jauh dari riuhnya perkotaan. Sebagai kota suburban, kota ini punya banyak destinasi alam yang masih begitu asri dan terjaga. Nggak hanya destinasi alam atau rekreasi keluarga, Bogor juga punya banyak tempat makan kekinian yang sayang untuk dilewatkan. Kali ini kota Bogor memanggil para food blogger untuk makan-makan sekaligus foto kafe-kafe unik yang dimilikinya lho. Cek yuk di mana saja!

Maraca


Sambil makan dan foto-foto, Anda bisa membaca berbagai macam buku di Maraca. Kafe yang satu ini didesain khusus bagi yang suka makan dan baca buku. Koleksi buku di sini bisa dibilang cukup beragam dari semua genre mulai dari komik, novel fantasi, novel sastra dan masih banyak lainnya. Saat ke Maraca, pastikan cobain single origin dan juga classic coffee di sini.

Lemongrass


Lemongrass merupakan kafe yang memiliki konsep modern kopitiam yang dipadukan dengan nuansa tropical. Pertama kali masuk ke dalam, akan dibuat betah dengan dekorasi interior yang memiliki beberapa tema berbeda. Bersiaplah untuk foto di antara desain rustic, mural dan green outdoor yang menawan. Soal makanan, Lemongrass punya menu modern kopitiam yang unik seperti Mie Goreng Thailand, Nasi Goreng Hongkong, Hakau Dimsum dan masih banyak yang lainnya. Yakin nggak ingin coba?

Mozza


Keunikan kafe ini terdapat pada semua elemennya, mulai dari makanan hingga tempatnya. Signature dari menu makanan di sini adalah semua hidangannya ada sentuhan mozarella-nya, bahkan ada pada minumannya juga, lho! Beberapa menu yang harus dicoba adalah Chicken Katsu with Cheese Hot Plate, Fish and Cheese Mozzarella, Chili Cheese Fries Yummy, Chicken Salted Egg dan masih banyak yang lainnya.

Untuk interior tempatnya, terdapat banyak gambar dari berbagai bentuk keju. Nah, pemilihan mozarella pada setiap menu dan bahkan pada nama brand ternyata ada filosofinya. Mozarella yang ditarik akan membentuk stretch yang panjang, harapannya bisa memiliki hidup yang panjang dengan mengonsumsi menu dari Mozza.

Kuki


Saat kebanyakan kafe menawarkan menu kopi dan menu makanan kekinian. Kuki menawarkan cookies dan juga beberapa dessert untuk menemani makan cookies. Tempat ini seru banget untuk kumpul bareng teman atau keluarga yang sedang ingin ngemil aja. Desain kafe ini begitu vintage, tapi berasa banget sedang ada di rumah sendiri. Selain cookies, ada sorbet yang mereka tawarkan yang rasanya berganti setiap hari. Menu yang paling best seller di sini adalah choco cheese. Mau coba juga?

Negara-negara ASEAN harus fokus ciptakan startup decacorn


Managing Director Google Asia Pacific dan India, Rajan Anandan mengharapkan agar negara-negara ASEAN mau meningkatkan jenis startup baru. Maksudnya sudah tak lagi berbicara unicorn namun memikirkan bagaimana menciptakan decacorn.

Sekadar diketahui, Decacorn ini merupakan perusahaan rintisan digital yang memiliki nilai valuasi lebih dari USD 10 miliar. Sementara unicorn adalah rintisan digital company yang memiliki valuasi di atas USD 1 miliar.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, kini di ASEAN baru terdapat 7 unicorn perusahaan rintisan digital. Empat di antaranya berada di Indonesia, antara lain Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak.

"Jadi kita harus memanfaatkan bersama untuk peningkatan ekonomi negara-negara ASEAN," kata Menteri Rudiantara dikutip dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) saat diskusi Enabling e-commerce and e-payment, Jumat (27/4).

Di sisi lain, dikatakan pria yang akrab disapa Chief Ra ini, sudah saatnya negara-negara ASEAN bersatu dalam mengembangkan ekonomi digital. Tujuannya agar saling memberikan manfaat satu sama lain. Terlebih hal tersebut seperti amanah dari Adam Malik, salah satu pendiri ASEAN.

Workshop ini merupakan kick-off pertemuan official pertama dari para Board of Governors yang tergabung dalam Digital ASEAN Project yang dibentuk pada Annual Meeting WEF di Davos, Swiss bulan Januari 2018.

Menkominfo yang juga menjadi salah satu dari empat menteri ASEAN yang menjadi Board of Advisor Digital ASEAN. Dalam workshop ini dibahas berbagai topik seperti cyber security, cross-border data flows, enabling e-commerce and e-payments, digital access, dan digital human resources.

Gushcloud gandeng CreatorUp bikin program unik buat brand dan content creator


Gushcloud International, perusahaan influencer marketing dan entertainment, menggandeng CreatorUp yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat. Kerjasama ini untuk membuat program belajar digital unik untuk brand managers, digital strategist, dan media planners.

Selain itu, keduanya juga akan mengembangkan influencer academy program untuk menguatkan para pembuat konten mewujudkan pendapatan baru, agar tetap relevan dalam pemasaran digital.

Saat ini CreatorUp mengembangkan dan melakukan pelatihan pemasaran untuk digital landscape, melayani merek dagang, dan agency, serta influencer yang ingin tumbuh dengan audiens mereka. Dengan rekam jejak yang kuat di Amerika, Asia Pasifik, dan Eropa, CreatorUp mengkhususkan diri dalam melokalisasi praktik global ke setiap pasar. Selain membantu pemegang merek, agency, dan influencer berhasil dalam tujuan bisnis dan pemasaran mereka.

"Dengan lebih dari 1 miliar jam konten yang disaksikan secara global di Youtube, saat ini pemegang merek mengeluarkan biaya lebih banyak pada digital media dibandingkan sebelumnya," ujar Mike Tringe, CEO CreatorUp, dalam rilisnya pada Merdeka.com, Jumat (27/4).

Menurut dia, pemasaran digital yang berkelanjutan sangat penting untuk terus mengikuti tren terkini dan praktek terbaik di kawasan ini.

Pada kerja sama ini, Gushcloud akan menyediakan jaringan pelatihan mengenai influencer marketing, dan pemasaran. Melalui program ini, Gushcloud ingin mendidik industri yang mencakup pemegang merek, agency, dan pemerintahan mengenai cara menggunakan influencer marketing secara efektif sebagai bagian dari keseluruhan strategi pemasaran.

Sudah dimulai pada Januari tahun ini, Gushcloud bersama CreatorUp menghadirkan pengalaman belajar offline ke online yang unik. Sementara materinya sendiri fokus pada tiga hal, yakni video content strategy, influencer marketing strategy, dan cross platform distribution and optimisation.

Soal kerja sama ini, Ng Siang Hang, COO Gushcloud International, menambahkan kami percaya bahwa dengan berinvestasi pada perusahaan brand strategies dan influencer itu sendiri akan mempercepat pertumbuhan industri di kawasan ini. "Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menciptakan standar serta praktek umum di industri influencer marketing."

Program ini dimulai di Singapura dan Indonesia, kemudian dilanjutkan ke negara lain seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina.

Samsung garap smartphone Android murah meriah


Tak mau kalah dengan Nokia, Samsung dikabarkan juga bakal ikut mengusung smartphone murah meriah, Android Go. Informasi ini diketahui dari bocoran yang muncul di Geekbench beberapa waktu lalu.

Dilansir Phone Arena, Senin (30/4), smartphone ini akan menjadi perangkat Android Go pertama dari Samsung. Mengingat akan menggunakan platform Android Go, spesifikasi yang diusung pun tak terlalu istimewa.

Nantinya, perangkat yang memiliki nomor model SM-J260G ini akan dibekali RAM 1GB dan prosesor Exynos 7570.

Sejumlah prediksi menyebut smartphone akan diberi nama Samsung Galaxy J2 Core saat dilempar ke pasaran.

Sayangnya, tak banyak informasi yang dapat diungkap dari smartphone ini. Akan tetapi, mengingat smartphone ini akan memakai platform Android Go, besar kemungkinan akan dilepas di pasar negara berkembang.

Sekadar informasi, Android Go merupakan sistem operasi yang didesain khusus untuk perangkat dengan spesifikasi rendah.

Meski berbasis Android Oreo, sistem operasi ini dapat berjalan optimal pada perangkat dengan RAM 512MB atau 1GB.

Google juga sudah mendukung kehadiran sistem operasi ini dengan menyiapkan versi ringan dari aplikasi besutannya, seperti YouTube, Gmail, Google Assistant, dan Google Maps.

Tak hanya itu, Google juga menyediakan fitur penghemat data, mulai dari yang tersedia Google Chrome hingga aplikasi Datally untuk memantau pemakaian data.

Tidak ada ampun bagi yang belum registrasi SIM prabayar hingga malam ini


Batas waktu registrasi kartu SIM prabayar akan berakhir malam ini, Senin (30/4) pukul 23.59 WIB. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menegaskan tidak ada perpanjangan terkait registrasi kartu prabayar.

Ini artinya, bila pengguna kartu selular yang tidak meregistrasikan kartunya, maka dipastikan akan diblokir total.

"Tidak ada perubahan peraturan dan perubahan jadwal. Nomor lama yang tidak melakukan registrasi ulang, tak bisa digunakan lagi. Tidak ada acara memulihkan lagi," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di Jakarta, Senin (30/4).

Dilanjutkannya, tidak ada keringanan lagi bagi para pengguna kartu prabayar yang tidak melakukan registrasi. Sebelumnya, tersiar kabar bahwa bila pengguna kartu belum melakukan registrasi sampai dengan akhir hari ini, masih bisa melakukan registrasi.

"Kalau yang belum registrasi hingga nanti malam, berarti selesai sudah tak bisa. Nomornya sudah tak bisa didaftarkan ulang. Kalau gak begitu namanya registrasi ulur-ulur," jelasnya.

Rudiantara juga menuturkan setidaknya butuh waktu satu minggu untuk mengetahui hasil rekonsiliasi final registrasi kartu SIM ini. Ia memperkirakan setidaknya laporan rekonsiliasi ini dapat diungkap pertengahan bulan.

"Tunggu satu minggu ke depan untuk mengetahui kalau rekonsiliasi final. Nanti akan kita umumkan. Paling lambat pertengahan bulan Mei, kita sudah punya angka final hasil rekonsiliasi," katanya.